Rabu, 28 Oktober 2015

BAB 8 informasi dalam praktik



SISTEM INFOMASI MANAJEMEN 1#



BAB 8 Informasi dalam praktik       


PENDAHULUAN.
          Manajer seringkali memusatkan perhatian hanya pada beberapa aktivitas penting saja,
Yang disebut sebagai factor keberhasilan kritis ( critical success factor – CSF), yang
Memiliki pengaruh sangat besar pada keberhasilan atau ke gagalan perusahaan. Dengan memusatkan perhatian csf, manajemen memastikan bahwa ia akan menghabisakan waktunya pada hal-hal yang benar-benar berarti.
INFORMASI SEBAGAI SALAH SATU FAKTOR PENTING PENETU KEBERHASILAN.

            Pada tahun 1961, D Ronald Daniel dari McKinsey & company, salah satu perusahaan konsultan terbesar di amerika, memperkenalkan istilah critical success factor (CSF) atau factor penting penentu keberhasilan. Ia mengungkapkan bahwa terdapat beberapa aktivitas penting yg akan menentukan keberhasilan atau ke gagalan bagai segala jenis organisasi. Akitivis aktivis penting tersebut adalah CSF dan factor faktor ini dapat berbeda beda dari satu jenis organisasi ke jenis organisasi yang lain. Sebagai contoh dalam industrikendaraan bermotor yang di yakini CSF adalah model jaringan dealer yang efisien dan pengendalian biaya produksi yg ketat. Dalam industry asuransi CSF diidentifikasikan sebagi pengembangan personel manajemen agen pengendalian personel administrasi, dan inovasi dalam menciptakan produk-produk asuransi baru paling tidak di awal tahun 1960-an semuanya di yakini sebagi CSF.


SISTEM PEMROSESAN TRANSAKSI.

            Istiliah pemrosesan transaksi di gunakan untuk menjelaskan system informasi yang mengumpulkan data yang mneguraikan aktivitas perusahaan, mengubah data menjadi informasi,dan menyediakan informasi tersebut bagi para pengguna yang terdapat di dalam maupun di luar perusahaan. Ini merupakan aplikasi bisnis pertama yang di pasang pada komputer ketika pertama kali din perkenalkan pada tahun 1950an, istilah system infomasi pemrosesan data elektronik ( electronic data processing-EDP) dan sitem informasi akuntasi juga telah dipergunakan namun saat ini kurang popular. Informasi yang mengalir ke lingkungan juga memeliki arti penting. sistem pemrosesan transaksi adalah satu - satunya sistem informasi yang memiliki tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan informasi di luar perusahaan. Sistem pemrosesan transaksi memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada setiap unsur lingkungan selain pesaing. Sebagai contoh, sistem pemrosesan transaksi memberikan faktur dan laporan saldo kepada pelanggan, pesanan pembelian kepada pemasok, dan data dalam laporan keuangan tahunan kepada para pemegang saham dan pemilik.
Salah satu contoh yang baik dari sistem pemrosesan transaksi adalah sistem yang digunakan oleh perusahaan - perusahaan distribusi. perusahaan yang mendistribusikan produk atau jasa kepada para pelanggannya. Kita akan menyebut sistem seperti ini sebagai suatu sistem distribusi (distribution system).

TINJAUAN SISTEM.
Seluruh sistem ditunjukkan oleh kotak yang diberi label "Sistem distribusi" yang berada ditengah. Unsur - unsur lingkungan yang berinteraksi dengan sistem ditunjukkan oleh kotak - kotak dan dihubungkan ke sistem oleh panah - panah yang disebut arus data.

SISTEM INFORMASI ORGANISASI
            Layanan informasi maufaktur, dan pemasran-menggunakan basis data yang di produksi oleh sistem pemrosesan transaksi, ditambah data dari sumber-sumberb yang lain, untuk menghasilkan informasi yang digunakan oleh para manajer dalam mengambil keputusan dan memecahkan masalah. Sistem informasi pemasran. ( marketing information system-MKIS) memberikan informasi yg berhubungan dengan aktivitas pemasaran perusahaan. Sistem infomasi sumber daya manusia. ( human resource information subststem –HRIS) memberikan infornasi kepada seluruh manajer perusahaan yang berkaitan dengan sumber dayamanusia perusahaan.Sistem informasi manufaktur.  ( manufacturing information system) memberikan kepada seluruh manajer perusahaan yang berkaitan dengan operasi manufaktur perusahaan.
Sistem informasi keuangan. ( financial information system) memberikan informasi kepada seluruh manajer perusahaan yang berkaitan dengan aktivitas  keuangan perusahaan. Sistem informasi eksekutif. (executive information system-EIS) adalah suatu sistem yang memberikan kepada para manajer di tingkat yang lebih atas kinerja perusahaan secara keseluruhan. Dipergunakan pula istilah sistem pendukung eksekutif

MANAJEMEN HUBUNGAN PELANGGAN.
            Basis data yang kita masukan dalam model sistem pemrosesan transaksi dan dalam model-model sistem informasi pemasaran, sumber daya manusia, manufaktur dan keuangan di maksudkan untuk mendukung para pengguna dalam mengerjakan aktivitas mereka sehari-hari. Sistem CRM adalah data warehouse ( gudang data ). CRM  hanyala salah satu aplikasi yang dapat mempergunakan data warehouse, tetapi ia dapat menjadi contoh yang baik untuk menjalankan konsep tersebut.
DATA WAREHOUSING.
            Data transaksi selama bertahun-tahun maka volume data akan menjadi sangat besar. Hanya dalam waktu belakangan ini saja teknologi komputer mampu mendukung suatu sistem dalam permintaan berskla besar seperti itu. Kini di mungkinkan untuk membangaun suatu sistem dengan kapasitas data yang hamper tak terbatas.

PENYAMPAIAN INFORMASI.
            Unsur terkhir dalam sistem datab warehousing adalah sistem penyampaian informasi, yang mendaptkan data data darin tempat penyimpanan data, mengubahnya menjadi informasi,dan menjadikan informasi tersebut tersedia bagi para pengguna. Proses mmelakukan navigasi ke bawah melalui tingkatan-tingktan rincian disebut drill dwon, suatu proses yang berawal dari EIS.
OLAP.
            Olap merupakan singkatan dari on-line analytical processing, OLAP memungkinkan pengguna berkomunikasi dengan data warehose melalui GUI ataupun antarmuka Web dan dengan cepat memperoleh cepet memperoleh infomasi dalam berbagi jenis format, termasuk  grafik.
DATA MINING.
            Istilah yang sering kali dipergunakan sehubungan dengan data warehousing dan data mart adalah data mining (penambangan data). Data mining adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui oleh pengguna . Proses ini sama seperti seorang penambang yang mencari emas di aliran sungai pegunungan. Data mining membantu pengguna dengan menemukan hubungan dan menyajikannya dengan cara yang dapat di pahami sehingga hubungan tersebut dapat menjadi dasar pengambilan keputusan.

Refrensi : { buku Raymond McLeod,Jr. Geoge P. Schell

          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar